Selasa, 19 Januari 2010

aaARrrGghhhTtttt................ Sampah



Sampah sampah sampah

kita hidup tak jauh dari sampah ,mendengar kata sampah sekarang ini , mungkin yang ada dalam pikiran kita " ah apa sih sampah " sampah sampah dan sampah

sebenernya bisa tidak sih kita tidak buang sampah sembarangan ?

duh........... mungkin jawabannya ada di kalian masing-masing , sebenarnya jika kita udah merasa bahwa efek yang ditimbulkan oleh sampah itu sendiri mungkin bisa juga sadar kita tidak membuang sampah sembarangan , padahal apa susah dan beratnya kita membuang sampah ke tempatnya ? mungkin karena keterbiasaan kita membuang sampah sembarangan lah , jadi kita belum ngerasa efeknya. dan tak ada sangsi berat terhadap si pelaku.



sepele banget ga sih kita mendengar kata sampah , duh sampah.... kayanya ga ada artinya banget ,seharusnya ada tindakan efek jera bagi siapa saja yang membuang sampah ditempat umum atau di buat peraturan yang seketat ketatnya bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan dan akan diberi sanksi , mungkin karena itu juga kita sering membuang sampah sembarangan , yaitu tidak ada tindakan langsung , seharusnya barang siapa yang membuang sampah sembarangan akan diberi sangsi .

misalkan di sekolah jika ada siswa yang membuang sampah sembarangan dia di beri sangsi untuk membersihkan halaman sekolah.



efek yang terjadi jika kita membuang sampah sembarangan :
1. lingkungan menjadi kotor tidak enak dipandang tidak sehat
2. bau yang menyengat
3. tersebarnya kuman penyakit
4. banjir
dan banyak lagi
( tahukah kamu bahwa sampah itu dapat menimbulkan gas beracun )







sebenarnya sampah bisa dimanfaat kan Lho...
bahkan di cina gas sampah itu di olah menjadi gas yang berguna ( gas dipakai bahan bakar )

berangkat dari masalah , kita dapat menemukan solusi dari masalah tersebut dan bahkan bukan hanya solusi tetapi manfaat.




dalam masalah ini kita tidak bisa menyalahkan siapa siapa , contohnya di Jakarta masyarakat di jakarta selalu resah apabila musim penghujan datang mungkin karena mereka takut akan terjadinya banjir , tetapi mereka selalu menyerahkan semua kepada pemerintah untuk memberi solusi dengan alasan yang tidak jelas , padahal seharusnya kita berintrospeksi diri terhadap diri kita sendiri kita pun sering membuang sampah sembarangan. bahkan dikota bandung tepatnya di daerah sukajadi yang terjadi jika hujan terjadi banjir sementara yang menggenangi jalan raya , mungkin karena kondisi area dan juga karena sampah sampah yang masuk ke selokan jalan dikarenakan mungkin maraknya para pedagang yang membuang sampah sembarangan .

















orang diatas adalah salah satu orang yang tidak peduli akan efek yang ditimbulkan sampah mungkin orang itu merasa " cuma tisu ga mungkin sampe kenapa kenapa " jika seluruh orang didunia berpikiran sama dengan orang tersebut maka apa yang akan terjadi , dunia ini akan penuh dengan sampah , ga mau kan kalo dunia ini penuh dengan sampah , kalo bau menyengat sampah menganggu keseharian kita , lingkungan menjadi kotor , banyaknya kuman penyakit yang tersebar .
mungkin dia juga belum merasakan efek yang ditimbulkan oleh sampah yang dia buang






mungkin setelah membaca blog ini kita akan sadar akan efek yang ditimbulkan oleh sampah itu sendiri, ga banget kan kalo di dunia ini di penuhi oleh sampah............

maka sayangilah lingkungan kita dengan tidak membuang sampah sembarangan

hal kecil yang bisa membuat sesuatu menjadi efek yang besar...

Senin, 21 Desember 2009

element of art

Jenis-jenis Element of Art Fotografi

jenis dari Element of Art itu sebenarnya banyak, hanya saja saya kaan menjelaskna beberapa diantaranya.

1.Rule of Third
Pada aturan umum fotografi, bidang foto sebenarnya dibagi menjadi 9 bagian yang sama. Sepertiga bagian adalah teknik dimana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto. Hal ini sangat berbeda dengan yang Umum dilakukan dimana kita selalu menempatkan objek di tengah-tengah bidang foto. Lihatlah contoh foto yang mengandung Rule of Third



2. Shape
Komposisi foto yang berisi shape adalah dengan adanya objek yang akan membentuk suatu bentuk abstrak yang diakibatkan karena pembandingan dua keadaan cahaya yang berbeda.
Sebuah shape tentu saja tidak berdiri sendiri. Ketika masuk kedalam sebuah pemandangan yang berisi dua atau lebih shape yang sama, kita juga dapat meng-crop salah satu shape untuk memperkuat kualitas gambar. Kita bisa ambil contoh foto yang mengandung unsur shape adalah foto shilouet, foto tersebut membandingkan objek yang dalam keadaan terang dan gelap dimana objek yang gelap atau tidak terkena cahaya atau objek di depan cahaya itu akan membentuk shape .



3.Form
Ketika shape sendiri dapat mengindentifikasikan objek, masih diperlukan form untuk memberi kesan padat dan tiga dimensi. Hal ini merupakan faktor penting untuk menciptakan kesan kedalaman dan realitas. Kualitas ini tercipta dari bentukan cahaya dan tone yang kemudian membentuk garis-garis dari sebuah objek. Faktor penting yang menentukan bagaimana form terbentuk adalah arah dan kualitas cahaya yang mengenai objek tersebut.



4. Patterns
Pattern yang berupa pengulangan shape, garis dan warna adalah elemen visual lainnya yang dapat menjadi unsur penarik perhatian utama. Keberadaan pengulangan itu menimbulkan kesan ritmik dan harmoni dalam gambar. Tapi, terlalu banyak keseragaman akan mengakibatkan gambar menjadi membosankan. Rahasia penggunaan pattern adalah menemukan variasi yang mampu menangkap perhatian pemerhati.
Pattern biasanya paling baik diungkapkan dengan merata. Walaupun pencahayaan dan sudut bidikan kamera membuat sebuah gambar cenderung kurang kesan kedalamannya dan memungkinkan sesuatu yang berulangkali menjadi menonjol.



5. Tekstur
Sebuah foto dengan gambar teksur yang menonjol dapat merupakan sebuah bentuk kreatif dari shape atau pola. Jika memadai, tekstur akan memberikan realisme pada foto, membawa kedalaman dan kesan tiga dimensi ke subyek anda.



6. Perfektif
Foto dengan unsure persfektif mempunyai objek yang berjarak atau seakan-akan berjarak, unsure ini biasanya dipadukan dengan unsure garis, karena biasanya foto dengan unsure perfektif dapat berupa garis. Contoh seperti di bawah ini :



persfektif
Contoh foto diatas dikatakan persfektif, karena memenuhi seperti yang disebutkan tadi, objek yang ada seakan-akan berjarak, dan di gambarkan dari objek yang besar sebagai jarak terdekat dan objek kecil sebagai jarak terjauh.

7. Garis
Fotografer kerap menggunakan garis pada karya-karya mereka untuk membawa perhatian pengamat pada subjek utama. Garis juga dapat menimbulkan kesan kedalaman dan memperlihatkan gerak pada gambar. Ketika garis-garis itu sendiri digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah gambar-gambar menjadi menarik perhatian. Tidak penting apakah garis itu lurus, melingkar atau melengkung, membawa mata keluar dari gambar.
line



8.Framing
Bila subyek secara khusus mempunyai bentuk yang kuat, penuh frame dengan subyek. Baik itu dengan cara menggunakan lensa dengan fokus lebih panjang atau bergerak mendekati subyek. Frame biasanya dibentuk oleh fotografer sebagai batas penglihatan objek dan biasanya frame yang digunakan di dalam foto itu sendiri memakai objek lain, lihatlah contoh di bawah ini :



9. Reflection
Unsur dalam foto ini merefleksikan objek nyata ke objek yang ada di sekitarnya, biasanya objek yang di jadikan sebagai objek refleksinya, yaitu, air dan lantai yang berwarna putih dan yang bisa memantulkan kembali dan menggambarkan objek aslinya, lihatlah dan amatilah contoh foto di bawah ini



10. Colour
Membuat bagian dari gambar menonjol dari background. Cara utama untuk memperoleh hal ini adalah memperoleh subyek yang warna atau nadanya berbeda secara radikal dengan background.